banner

banner

Kamis, 05 Februari 2015

Rendah Diri Menghambat Prestasi

Dalam pergaulan sehari-hari sering kita temukan orang-orang yang menderita rendah diri. Biasanya orang yang seperti ini akan menganggap dirinya tidak memiliki kemampuan yang berarti. Sikap rendah diri ini bila tidak diatasi bisa mengganggu prestasi seseorang baik di sekolah maupun di tempat kerja.


Munculnya perasaan rendah diri bisa disebabkan dua faktor. Pertama, faktor intern seperti kelemahan menguasai materi belajar, adanya cacat tubuh, atau susah berkomunikasi. Yang kedua, faktor ekstern seperti ekonomi keluarga yang lemah, perceraian orangtua, dan orangtua yang tidak harmonis.

Ciri-Ciri Orang Rendah Diri
Berikut ini tingkah laku yang kerap ditunjukkan seseorang yang menderita perasaan rendah diri:
1. Lebih senang menyendiri dan tidak suka bergaul. Seseorang yang merasa memiliki banyak kelemahan dan merasa tidak memiliki ketidakmampuan biasanya akan menarik diri dari pergaulan.
2. Ragu dalam bertindak. Seseorang yang merasa tidak memiliki kemampuan akan selalu ragu dalam bertindak. Kondisi seperti ini tentu saja dapat merugikan diri sendiri.
3. Seseorang yang tidak yakin akan kemampuan yang dimilikinya akan selalu menghindar bila berada dalam kondisi yang berhubungan dengan kompetisi, misalnya lomba mengarang cerita, lomba cerdas cermat, atau lomba menggambar.
Perasaan rendah diri bisa menjurus ke fobia sosial. Gejalanya takut berhubungan atau terlalu akrab dengan orang lain ditambah rasa cemas bila bertemu seseorang. Biasanya orang yang mengalami Fobia Sosial sering merasa tidak nyaman berada pada posisi diperhatikan oleh orang lain atau berhadapan dengan orang yang lebih tinggi derajat atau posisinya (baik dalam keluarga,kekerabatan atau jenjang karier pekerjaan). Intinya, orang yang mengalami Fobia Sosial merasa cemas dan khawatir berbuat bodoh atau yang tidak pantas di depan umum.

Fobia sosial bisa menjadi penghambat dalam pekerjaan karena sering kali merasa tidak nyaman jika harus presentasi di depan umum atau rapat bersama atasan. Sayangnya, karena sifatnya yang spesifik maka orang yang mengalami hal ini cenderung untuk menghindari kondisi yang memicu rasa cemasnya, sehingga sering kali tidak terlalu nyata terlihat. Apalagi jika dia beradaptasi dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih menuntut kerja sendiri atau di belakang layar komputer.

Fobia Sosial dapat diatasi dengan cara desensitisasi, artinya orang yang mengalaminya melatih diri agar kondisi yang memicu cemas itu bisa diatasi. Misalnya dengan melatih diri untuk berkomunikasi dengan orang lain secara terus menerus atau melakukan sesuatu di muka umum lebih sering lagi. Obat pada beberapa kasus dibutuhkan jika kecemasannya sangat parah. Semoga membantu.

Mengatasi Perasaan Rendah Diri
Perasaan rendah diri tentu saja dapat merugikan diri sendiri. Karena itu sikap seperti ini perlu dirubah sedini mungkin. Jangan sampai sikap ini menyebabkan kualitas hidup Anda menjadi lebih buruk. Berikut ini beberapa tips untuk mengatasi perasaan rendah diri:
1. Sadari bahwa setiap orang pastilah memiliki kelemahan dan kelebihan. Terima kekurangan Anda dan cari kelebihan lain yang Anda miliki.
2. Berpikir positif terhadap diri sendiri. Yakinlah bahwa Anda lebih baik dari apa yang Anda pikirkan.
3. Berikan afirmasi postif kepada diri anda untuk merangsang conscious mind (pikiran sadar) dan sub-conscious mind (pikiran bawah sadar) yang dapat meningkatkan keyakinan anda dalam melakukan tindakan.
4. Tingkatkan kepercayaan diri dengan bergaul di lingkungan orang-orang yang dapat menimbulkan sikap positif pada diri Anda. Selain itu, bacalah buku-buku yang dapat memotivasi diri Anda.
5. Tentukan tujuan hidup Anda guna mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.

6. Jangan menganggap suatu kegagalan seperti akhir dari kehidupan. Bangkit dan jalani semuanya untuk hasil yang lebih baik lagi.

0 komentar:

Posting Komentar