banner

banner

Kamis, 05 Februari 2015

Kenapa Kita Merasa Cemburu

Cemburu dalam kadar yang normal. Terkadang rasa cemburu bisa menjadi bumbu penyedap dalam sebuah hubungan asmara. Tapi kalau kadarnya terlalu berlebihan bisa merusak suatu hubungan. Orang menyebut cemburu semacam ini sebagai cemburu buta.


Tapi apa yang memicu rasa cemburu? Berikut sebab-sebab cemburu menurut cosmopolitan.


1. Takut kehilangan
Ketika sudah cinta, pastinya ada rasa takut kehilangan yang besar di dalam diri seseorang. Dan inilah yang menjadi alasan pertama seseorang merasa cemburu. Apalagi jika menyadari bahwa pasangannya punya segala hal yang diinginkan banyak orang. Tak heran apabila kemudian banyak orang juga menginginkan dirinya. Hal ini juga mungkin saja terjadi ketika pasangan mulai sibuk sendiri, kurang memberikan waktu atau jarang berada di dekatnya. Alhasil, cemburu itu akan muncul dan berbahaya bila tak bisa dikendalikan.


2. Tercium bau pengkhianatan
Pengkhianatan disini bukanlah karena adanya peran pihak ketiga. Tetapi sahabat-sahabat Anda. Dalam hal ini ia merasa dikhianati karena waktu luang Anda lebih banyak terbuang bersama sahabat wanita Anda. Kembali pada alasan pertama, ia takut kehilangan Anda.

3. Kurang percaya diri
Saat kepercayaan diri seseorang itu rendah, maka ia mudah sekali cemburu. Mungkin saja ia menyadari bahwa ia punya kekurangan secara fisik, materi, atau hal lain sebagainya. Hal ini menjadi pemicu cemburu, yang kemudian mengarahkan seseorang pada perilaku. Masalah kepercayaan diri ini yang paling sulit ditangani. Orang butuh waktu yang tidak singkat untuk punya kepercayaan diri lagi.

4. Tidak percaya pada pasangan
Penyebab kecemburuan muncul dalam hubungan juga ketika Anda tidak dipercaya oleh pasangan. Tidak dipercaya alias dicurigai terus menerus. Mungkin kecurigaan itu beralasan, disebabkan oleh kejadian di masa lalu yang membuat ia meragukan cinta Anda. Dan tugas Anda adalah membuktikan pada pasangan bahwa masa lalu sudah Anda lewati dan tidak lagi menjadi masalah.

5. Tidak yakin
Pernah trauma akan hubungan di masa lalu dan lingkungan sekitar? Seperti yang disebutkan pada bagian sebelumnya, jika kadar cemburu itu masih dalam tahap normal, maka dapat menjadi bumbu pemanis dalam hubungan cinta Anda.

6. Dan sebaliknya, jika kadarnya melewati batas, ada baiknya untuk Anda menenangkan diri sejenak dan mencari cara bagaimana harus mengendalikannya.
Mencari kesibukan yang produktif bagi Anda sendiri merupakan cara pengalihan yang dapat Anda lakukan, lho? Selain bermanfaat bagi diri sendiri juga bermanfaat menjaga keharmonisan hubungan Anda sehingga, tidak membuang waktu pada hal yang tidak begitu penting untuk dilakukan, alias cemburu buta.  

0 komentar:

Posting Komentar